Ilustrasi wisatawan muslim perempuan untuk artikel Indonesia Peringkat Dua Destinasi Ramah Wisatawan Muslim…Indonesia menempati peringkat kedua destinasi ramah wisatawan Muslim perempuan global menurut GMTI 2026, berbagi skor 81 dengan Qatar.
0 0
Read Time:2 Minute, 5 Second

Indonesia menempati posisi kedua sebagai destinasi yang ramah bagi wisatawan Muslim perempuan dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026. Pencapaian itu membuat Indonesia berbagi peringkat kedua dengan Qatar, keduanya meraih skor 81 dalam indeks tersebut.

Ilustrasi wisatawan muslim perempuan untuk artikel Indonesia Peringkat Dua Destinasi Ramah Wisatawan Muslim…

Data dari GMTI 2026 yang dipublikasikan pada 19 Juni 2026 menempatkan Indonesia pada posisi ini, menandai perhatian internasional terhadap kesiapan dan daya tarik destinasi Indonesia bagi segmen wisatawan Muslim perempuan. Hasil peringkat ini menjadi tolok ukur bagi pelaku pariwisata dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan layanan yang lebih inklusif.

Posisi Indonesia dan detail skor

Dalam daftar GMTI 2026, Indonesia menempati peringkat kedua bersama Qatar, dengan skor 81. Angka tersebut tercantum sebagai hasil penilaian yang menjadi bagian dari indeks global. Pencapaian ini menunjukkan pengakuan terhadap beberapa aspek terkait kenyamanan, fasilitas, dan layanan yang dinilai relevan bagi wisatawan Muslim perempuan.

Meski peringkat bersama menunjukkan kesetaraan posisi dengan negara lain, rincian penilaian yang memengaruhi skor biasanya mencakup beragam indikator. Untuk pembuat kebijakan dan pelaku industri, peringkat ini menjadi referensi penting untuk melihat posisi relatif Indonesia di mata wisatawan internasional yang mencari destinasi ramah bagi Muslim perempuan.

Implikasi bagi sektor pariwisata

Peringkat ini berpotensi memperkuat daya tarik Indonesia di pasar wisata halal dan segmen wisatawan Muslim perempuan secara khusus. Pengakuan pada level indeks global dapat menjadi modal untuk memperluas promosi, menarik investasi yang relevan, dan mendorong pengembangan produk pariwisata yang menempatkan kebutuhan perempuan Muslim pada pusat desain layanan.

Bagi destinasi lokal, hasil tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menilai kembali ketersediaan fasilitas seperti akomodasi yang sesuai, akses ibadah, pilihan makanan halal yang jelas, dan layanan yang menghormati preferensi budaya dan pribadi. Hal-hal semacam ini kerap menjadi pertimbangan penting bagi wisatawan Muslim perempuan saat memilih tujuan perjalanan.

Arah kebijakan dan langkah pelaku industri

Pihak terkait di sektor pariwisata dapat melihat peringkat ini sebagai sinyal untuk mempertahankan dan meningkatkan standar layanan yang sudah baik, sekaligus menutup celah yang masih ada. Upaya koordinasi pemerintah daerah, pelaku usaha perhotelan, operator tur, dan komunitas lokal diperlukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan Muslim.

Langkah-langkah yang relevan meliputi peningkatan informasi destinasi yang jelas bagi wisatawan, pelatihan layanan yang sensitif gender dan budaya, serta pengembangan fasilitas yang memudahkan akses ibadah dan privasi. Komitmen berkelanjutan pada aspek-aspek tersebut dapat membantu mempertahankan posisi kompetitif pada indeks sejenis di masa mendatang.

Pencapaian peringkat dua dalam GMTI 2026 menegaskan potensi Indonesia sebagai tujuan wisata yang memperhatikan kebutuhan wisatawan Muslim perempuan. Hasil ini memberi dasar bagi upaya lebih lanjut untuk memperkuat posisi di pasar pariwisata global dan memastikan pengalaman perjalanan yang inklusif bagi seluruh wisatawan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By nadia