Ilustrasi manoj muntashir untuk artikel Manoj Muntashir: Pernikahan Batal, Cinta yang BertahanManoj Muntashir mengisahkan pernikahan yang batal dan perjalanan cintanya dengan Neelam dalam program Tum Ho Naa, soal penolakan, perjuangan, dan komitmen.
0 0
Read Time:3 Minute, 9 Second

Penulis lagu dan sastrawan Manoj Muntashir membuka cerita pribadinya dalam satu episode program Tum Ho Naa – Ghar Ki Superstar yang dipandu Rajeev Khandelwal. Dalam perbincangan itu, Manoj mengenang bagaimana hubungannya dengan Neelam berkembang dari kedekatan keluarga menjadi cinta yang bertahan meski pernah mengalami penolakan besar. Kisah mereka dimulai dengan hubungan yang sudah terjalin lama di sekitar keluarga. Seperti yang diceritakan Manoj, Neelam sebenarnya “Woh mujhe pehle se jaanti thi. Yeh main batana chahta hoon ki meri aur Neelam ki mulaqat kaise hui. Neelam meri cousin sister ki sabse close friend thi, toh mere ghar inka aana-jaana bahut pehle se tha. Toh mujhse koi rishta nahi tha. Kaun hai? Meri behen ki dost hai. This is it.” Dari situlah hubungan yang lebih dalam perlahan tumbuh.

Siap Menikah, Namun Tiba-tiba Dibatalkan

Manoj mengungkap momen penting ketika ia berusia 21 tahun: pernikahan yang telah diatur keluarga tampak tinggal menunggu hari. Semua persiapan sudah rampung—tanggal ditetapkan, undangan dicetak, bahkan mobil pengantin dipesan. Ia mengenang momen ketika ayahnya menyerahkan ₹500 kepada Chauhan ji, ayah Neelam, sambil berkata bahwa anak mereka akan menumpang mobil tersebut. Selama beberapa bulan sebelum hari H, Manoj menjalin komunikasi intens dengan calon pengantin wanitanya lewat telepon meski terbatas biaya. Ia menyebut bahwa setelah pukul 9 malam tarif panggilan menjadi lebih murah sehingga mereka bisa berbincang panjang—hubungan itu kian mengukuh. Namun perubahan terjadi saat keluarga calon mempelai wanita mulai menanyakan rencana masa depannya. Ketika Manoj mengutarakan impiannya untuk pergi ke Mumbai dan menulis lagu untuk film, respons yang muncul tak mendukung. Rekaan keluarga mengolok impiannya, dan hanya dua hari kemudian, pernikahan yang sudah diatur dibatalkan. Mengenang – itu, Manoj mengutip kata-kata ayah calon mempelai wanita: “Aapka ladka aawara hai, nalayak hai. Humko toh pata hi nahi tha. Humko toh laga BSC, kar raha hai, first class hai, kuch karega, lekin isko filmon mein jaana hai aur badi galti hui humse. Hum shaadi tod rahe hain.” Kabar itu membuat keluarganya terpukul, tetapi mereka menerima keputusan itu dengan tetap mempertahankan martabat.

Dari Dukacita Menjadi Penghiburan

Di tengah masa sulit itu, Neelam yang memang sering datang ke rumah sebagai sahabat sepupunya, menyaksikan kepedihan Manoj dan berusaha menghiburnya. Keakraban yang awalnya bersifat persahabatan berangsur berubah menjadi sesuatu yang lebih mendalam. Manoj mengungkap momen sadar bahwa apa yang dicari telah berada di depan mata: “And before I could know, mujhe laga main kya dhoondh raha hoon, yahi toh hai woh. Hamara rishta dard ka rishta hai.” Pernyataan ini menandai titik balik dalam hubungan mereka. Neelam sendiri menguatkan perasaan itu dengan pengakuan penuh emosi: “Hum tab bhi dard baant rahe the, aaj bhi dard baant rahe hain, aur main chahti hoon bas aise hi jaayein hum duniya se.” Ia juga menceritakan perjuangan panjang meyakinkan orangtuanya—proses yang memakan waktu 17 tahun—serta tantangan yang kerap muncul di kota-kota kecil.

Keputusan dan Perjuangan yang Panjang

Salah satu momen dramatis terjadi pada 1999 ketika Manoj mendengar rencana yang berpotensi memisahkan mereka begitu ia pergi ke Mumbai. Ia memberi Neelam ultimatum singkat: menikah atau mengakhiri hubungan. Keputusan itu menjadi penentu kelanjutan kisah cinta mereka. Neelam pun menegaskan bahwa cinta tidak selalu logis, melainkan sesuatu yang dilandaskan pada hati. Pasangan ini akhirnya berjuang bersama hingga keluarga menerima hubungan mereka, meski prosesnya tidak mudah. Neelam menyoroti dukungan dari anggota keluarga tertentu, termasuk hubungan baik dengan ibu mertuanya. Kisah Manoj dan Neelam yang dibagikan di program Tum Ho Naa menampilkan sisi lain dari perjalanan seorang seniman: bukan hanya soal sukses di layar atau panggung, tetapi juga tentang penolakan, keteguhan, dan dukungan yang mengikat dua orang dalam hubungan yang tahan banting. Tum Ho Naa – Ghar Ki Superstar sendiri menampilkan cerita-cerita serupa tentang keteguhan dan bakat para ibu rumah tangga, dipandu Rajeev Khandelwal, dan tayang setiap Senin sampai Jumat pukul 21.00 di saluran televisi terkait serta platform streaming yang menayangkannya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By keisya